RENCANA  STRATEGIS

(RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH)

2016 – 2020

SMK TARUNA BHAKTI DEPOK

 

 

 

 

 

 

 

TIM PENYUSUN

 

PENANGGUNG JAWAB :

RAMADIN TARIGAN, ST

 

KETUA :

SITI SUNDARI, S.PD

 

ANGGOTA :

  1. FURIDA LUSI SIAGIAN, SE, SPD
  2. VERRA ROUSMAWATI, MSI
  3. NURSIDIK, ST
  4. AGUNG SETIAWAN, ST
  5. MUCHLAS EDI KISWANTO, S.PD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGESAHAN

 

Setelah memperhatikan pertimbangan dari unsur: Pendidik, Kepala Sekolah, Dinas Pendidikan, DU/DI, Komite Sekolah maka dengan ini Rencana Strategis (Renstra) SMK Taruna Bhakti ditetapkan untuk diberlakukan mulai tahun 2016 sampai dengan Tahun 2020

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ditetapkan di Depok

 

Tanggal :       Juli 2016

Kepala SMK Taruna Bhakti Depok

 

 

 

Ramadin Tarigan, ST

NIK 1976 0329 2004 1110 1

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Dalam  rangka  menetapkan  arah  kedepan  dan  meningkatkan  kinerja  sekolah,  SMK  Taruna Bhakti Depok menyusun Rencana Strategis yang memuat Rencana jangka panjang 5 tahun dan rencana jangka tahunan.

Sesuai dengan Visi SMK Taruna Bhakti Depok yaitu Mengasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang IPTEK dan IMTAQ, serta mampu bersaing pada tingkat nasional dan Global yang   dikelola   secara profesional, sebagai pencetak sumber daya manusia     tangguh, maka sekolah harus dapat mendeskripsikan pola atau desain sekolah untuk jangka waktu 5 tahun ke depan. Untuk itu penataan dan pengembangan SMK perlu diarahkan pada program-program yang  meningkatkan pemberdayaan potensi internal yang meliputi pengembangan sumber daya manusia, infrastruktur, kurikulum, anggaran, budaya positif serta pengembangan pada sector lain  yang mendukung pengembangan sekolah secara menyeluruh. Sekolah harus  dapat memproyeksikan  kebutuhan tenaga  kerja yang dibutuhkan dunia usaha dan  dunia industri, sehingga sekolah  mampu  untuk menjadi supplier tenaga kerja yang mampu memenangi persaingan. Lebih jauh lagi pengembangan sekolah juga harus dapat memacu perkembangan ekonomi dan teknologi Informasi Komunikasi di wilayah sekitar sekolah.

Sekolah harus mampu untuk mendidik dan mengarahkan tamatan untuk: Bekerja, Melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dan Berwirausaha

Dengan demikian upaya penataan dan pengembangan program pendidikan perlu mendapatkan perhatian yang seksama agar tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

HALAMAN JUDUL                                                                                                   

                                                                                                                                     

TIM PENYUSUN RENCANA STRATEGIS                                                            

HALAMAN PENGESAHAN                                                                                    

KATA PENGANTAR                                                                                                 

                                                                                                                                     

DAFTAR  ISI                                                                                                              

BAB I    PENDAHULUAN                                                                                        

  1.  Latar Belakang
  2.  Identifikasi Pelanggan dan Stakeholder
  3.  Kondisi Umum dan Profil Sekolah  
  4.  Landasan dan Acuan

BAB II   VISI MISI DAN NILAI-NILAI                                                                      

  1.  Visi
  2.  Misi  
  3.  Kebijakan Mutu
  4.  Nilai-Nilai

BAB III LINGKUNGAN STRATEGIS DAN ANALISA SWOT                            

  1.  Lingkungan Strategis Internal  
  2.  Analisis Kekuatan  
  3.  Analisis Kelemahan
  4.  Lingkungan Strategis Eksternal  
  5.  Analisis Peluang
  6.  Analisis Tantangan
  7.  Faktor Penentu Keberhasilan

BAB IV TUJUAN SASARAN DAN STRATEGI

  1.  Tujuan
  2.  Sasaran
  3.  Strategi

BAB V   RENCANA KERJA OPERASIONAL

  1.  Rencana Kerja Lima Tahunan
  2.  Rencana Kerja Tahunan
  3.  Pengukuran dan Evaluasi Kinerja

BAB IV PENUTUP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.  LATAR BELAKANG

Rencana Strategis atau Rencana Kerja Jangka Menengah merupakan perencanaan taktis strategis SMK Taruna Bhakti Depok selama 5 (lima) tahun ke depan,yang merupakan pelaksanaan dari arah kebijakan, sekaligus menjadi acuan  dalam  penyusunan rencana kegiatan-kegiatan di sekolah. Manajemen strategis adalah proses untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasi apa yang ingin dicapai sekolah, dan bagaimana seharusnya mereka mencapai hasil yang bernilai.

Rencana Strategis adalah proses mengembangkan dan mempertahankan kesesuaian strategis antara tujuan dan kemampuan organisasi dengan memperhatikan swot analisis. Penyusunan Rencana Strategis dapat bermanfaat untuk:

  • Gambaran untuk masa depan sekolah
  • Karena sumber daya sekolah terbatas
  • Dianut oleh institusi yang berorientasi hasil.
  • Memungkinkan Implementasi strategic management dan strategic thinking yang dinamis
  • Kerangka Kerja Untuk Pengembangan Anggaran.
  • Alat Pengembangan Manajemen
  • Mekanisme Manejemen untukpenyusunan program Jangka Panjang
  • Alat Untuk Menyejajarkan Manajer Dengan Strategi lembaga

 

B.  IDENTIFIKASI PELANGGAN DAN STAKE HOLDER

Pelanggan dan Stakeholders  adalah  orang, kelompok, atau organisasi yang  dapat menuntut perhatian organisasi, sumber daya atau out put, atau segala sesuatu yang dipengaruhi oleh out put organisasi yang bersangkutan.

Stake holder utama SMK Taruna Bhakti Depok antara lain  :

Pelanggan :  Pihak – pihak yang memakai produk sekolah terdiri dari : siswa, orangtua siswa, DU/DI dan personil sekolah

Stakeholder/Pihak-pihak Terkait : Yayasan Setya Bhakti Dinas Pendidikan Kota Depok, Kementrian Pendidikan Nasional dan Propinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Depok, Disnakertranssos Kota Depok, SMP Kota Depok, SMK Kota Depok, Sekolah dilingkungan Kota Depok, Masyarakat Sekitar SMK Taruna Bhakti Depok

Pesaing :   SMK dan SMA di Wilayah Kota Depok

 

C.  KONDISI UMUM DAN PROFIL SEKOLAH

     1.  Sejarah Singkat

SMK Taruna Bhakti Depok merupakan Sekolah Kejuruan yang Favorit di Kota Depok. Berdiri pada tanggal 16 Juni 2004 berdasarkan Surat Izin dari Dinas Pendidikan Kota Depok Nomor : 421.4/1150/Disdik/2004 tanggal 16 Juni 2004 berdiri sebuah Sekolah Teknologi dengan nama  SMK Taruna Bhakti dengan  jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.

Sejak berdiri SMK Taruna Bhakti selalu mengalami perkembangan dan pembukaan jurusan baru,  diantaranya: Multimedia, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik  Elektronika Industri, Teknik Penyiaran dan Program Produksi Pertelevisian (Broadcast).

Berikut daftar Kepala Sekolah sejak berdiri hingga sekarang:

  1. Drs, A.R Harahap, MM
  2. Abdul Yazid
  3. Drs, H. Wirya Jayaatmaja
  4. Usman Hasan, S.Pd
  5. Ramadin Tarigan, ST

Sebagai wujud peningkatan mutu dan pelayanan Mulai tahun 2008 sekolah menerapkan Sistem Manajemen Mutu, mulai tahun 2012 mengembangkan sekolah menjadi Effektif sampai tahun 2015, dan dikembangkan menjadi Sekolah Berprestasi. Perkembangan sekolah yang meliputi: Manajemen, Sarana Prasarana dan Sumber daya manusia sangat pesat seiring dengan kemajuan jaman dan tuntutan teknologi, sehingga mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan pendidik karyawan agar selalu responsif.

 

     2.  Profil Singkat Sekolah

            a.  Lembaga

                Nama Lembaga       :  Sekolah Menengah Kejuruan Taruna Bhakti Depok

                Alamat                       :  Jalan  Pekapuran RT 02/06 Curug Cimanggis

                Telepon/Fax              :  (021) 8744810 –  Fax: ( 021 )

                Nomor NSS/NDS      :  4220266010001 / 20229232

                Penyelenggara          :  Yayasan Setya Bhakti

                SK Sekolah                 :  4/1150/Disdik/2004

                Website                       :  http://www.smktarunabhakti.net

                 e-mail                         :  taruna@smktarunabhakti.net

                 Lokasi Sekolah          :

 

             b.  Bidang Kegiatan Usaha

Jasa Pendidikan Kejuruaan Setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas      ( SLTA ) dengan lama pendidikan selama 3 ( tiga ) tahun.

 

             c.  Kelompok Program Keahlian

                 – Bidang Studi Keahlian              : Teknologi dan Rekayasa

                 – Program Studi Keahlian           :

                    1. Teknik Komputer dan Informatika

                    2. Teknik Elektronika

                    3. Teknik Produksi dan Penyiaran Pertelevisian

                  – Paket Keahlian

                     1. Teknik Komputer dan Jaringan

                     2. Multimedia

                     3. Rekayasa Perangkat Lunak

                     4. Teknik Elektronika Industri

                     5. Teknik Penyiaran dan Program Produksi Pertelevisian (Broadcast)

 

             d. Bidang Manajeman :

Proses-proses di sekolah tidak hanya Kegiatan Belajar Mengajar saja yang harus dikembangkan tetapi masih banyak proses-proses lainnya yang tidak kalah penting termasuk:

  • Memiliki Sturuktur Organisasi yang mengakomodasi seluruh kegiatan yang tertuang dalam Renstra/RIPS dan Program Kerja Tahunan
  • Menerapan prinsip-prinsip Manajemen Mutu dengan konsisten
  • Memiliki Sistem Informasi Manajemen Manajemen (SIM) yang terintegrasi
  • Memiliki Website dan Pangkalan Data (Database) Profil sekolah
  • Proses perencanaan dan penggunaan anggaran sekolah secara transparan

 

             e. Bidang Sarana Prasarana

  1. Lahan Sekolah :
  • Luas lahan  6523 m2
  • Rasio luas lahan terhadap peserta didik 4 m2
  • Bukti kepemilikan lahan berupa tanah Yayasan
  1. Bangunan Gedung
  • Luas lantai 3651 m2
  • Rasio luas lantai terhadap peserta didik 4 m2
  • Dilengkapi instalasi listrik dengan daya 112. 200 KVA
  • Jalan didalam sekolah yang diaspal
  1. Ruang Kelas :
  • Banyaknya ruang kelas 30 ruang
  • Banyaknya ruang kelas yang memenuhi rasio minimum (1,6 m2/peserta didik)
  • Sarana ruang kelas memenuhi standar Sarana Prasarana
  • Meja & Kursi Siswa, Pendidik
  • White Board
  • LCD, Screen
  • Wifi
  • Kipas angin / AC
  1. Ruang Perpustakaan
  • Luas Ruang Perpustakaan 32 m2
  • Ruang perpustakaan mudah diakses
  1. Laboratorium Komputer, Luas laboratorium : 12 x 64 m2
  2. Laboratorium Bahasa, Luas laboratorium : 2 x 64 m2
  3. Ruang Pimpinan, Luas 40 m2
  4. Ruang Pendidik, Luas 72 m2
  5. Temapat Ibadah, Luas 110 m2
  6. UKS, Luas 16 m2
  7. Kamar Kecil / WC/ Toilet, 12 Buah, Luas tiap toilet 6 m2
  8. Gudang, luas 144 m2
  9. Ruang Sirkulasi, 5 lokasi
  10. Tempat Bermain dan Olah Raga
  • Tempat bermain di halaman terbuka diberi kursi / tempat duduk, pohon perindang, tempat sampah
  • Tempat olah raga :
  • Bola Volly : 1 Lapangan
  • Basket : 1 lapangan
  • Futsal : 1 lapangan berfungsi sebagai tempat upacara bendera
  • Tenis meja : 1 set meja
  • Luas tempat bermain : ( 30 x 30 ) 900 m2 . 4 lokasi
  • Luas tempat olah raga sesuai standar lapangan olah raga
  • Rasio tempat bermain 2,75 m2/peserta didik
  1. Ruang Tata Usaha, dengan rasio, luas 64m2
  2. Ruang Konseling, luas 56 m2
  3. Ruang OSIS, luas 17 m2
  4. Ruang ICT, luas 16 m2
  5. Ruang Theater (belum ada)
  6. Ruang Riptaloka / Pertemuan (belum ada)

 

       f. Bidang Kurikulum

           1. Penerapan Kurikulum

               Menerapkan Kurikulum 2013 mulai tahun pelajaran 2013/2014

           2. Pengembangan Kurikulum

               Kurikulum  dikembangkan  berdasar  7  prinsip.  Yang  telah  melibatkan  pendidik, kepala sekolah,

               dinas pendidikan, industry, komite / masyarakat :

  • Berpusat pada potensi perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
  • Beragam dan terpadu
  • Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni
  • Relevan dengan kebutuhan kehidupan
  • Menyeluruh dan berkesinambungan
  • Belajar sepanjang hayat
  • Keseimbangan antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

 

        g. Bidang Sumber Daya Manusia

Kemajuan sekolah yang ditandai dengan peningkatan mutu pendidikan akan menghasilkan lulusan / tamatan yang kompeten sesuai dengan tuntutan / persyaratan dunia kerja dan dunia usaha. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang mempunyai komptensi yang relevan dengan tuntutan kemajuan jaman, sehingga dibutuhkan peningkatan kemampuan/kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang terus menerus atau berkelanjutan. Usaha untuk meningkatkan kompetensi dapat dilakukan melalui :

  • Mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi (D4, S1, S2 ),
  • Mengikuiti pelatihan / penataran,
  • Mengikuti seminar, work shoop, magang industri, MGMP  dll
  • Mengadakan studi banding, kunjungan kerja dll
  • Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik (Sertifikasi)
  • Penulisan Karya Ilmiah
  • Memiliki Unit Usaha (entrepreneur)

Kondisi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

  • Kepala Sekolah
  • Tingkat pendidikan Kepala Sekolah adalah S-2
  • Jenis Pendidikan  Manajemen Pendidikan
  • Kepala Sekolah sudah bersertifikat Pendidik.

Jumlah Pendidik

Jenis Pendidik Jumlah
Pendidik Kelompok A 25
Pendidik Kelompok B dan Mulok Daerah 8
Pendidik Kelompok C 27
Pendidik BK 6
Jumlah.  66

Tenaga Kependidikan :

Tenaga Administrasi:

  • Jumlah 6 orang                        :  Pendidikan S1 2 Orang yang lainnya D3 dan SMK
  • Pustakawan                              :  Jumlah 1 orang, Pendidikan SMK
  • Laboran / Toolman                 :  Jumlah 7 orang, Pendidikan SMK
  • Petugas kebersihan                :  Jumlah 6 Orang
  • Satpam dan Penjaga Malam :  Jumlah 7 Orang

 

        h. Bidang Kesiswaan

            Kegiatan Ekstra Kurikuler menyelenggarakan kegiatan ekstra kurikuler :

  1. Pramuka
  2. Paskibraka
  3. PMR (Palang Merah Remaja)
  4. Pencak Silat
  5. Tari
  6. Paduan Suara
  7. Sepakbola
  8. Volley
  9. Rohis
  10. Japanese Club

menyelenggarakan berdasarkan kebutuhan peserta didik :

  1. Jenis kelamin,
  2. Minat,
  3. Bakat, dan
  4. usia peserta didik

 

Bimbingan Konseling

Layanan Bimbingan dan Konseling. meliputi:

  • Bimbingan individu
  • Bimbingan Kelompok
  • Bimbingan klasikal
  • Home visit
  • BKK / penelusuran tamatan

 

       i. Bidang Hubungan Industri dan Masyarakat

Sekolah  menjalin kemitraan dengan Sekolah dan Institusi Dalam Negeri antara lain: Universitas Gunadarma, BSI, LP3I, Nurul Fikri dan SMP dan SMK/SMA dikota Depok.

Hubungan dengan Dunia Usaha, dalam bentuk: OJT, Perekutan tamatan, Magang pendidik di Industri, bantuan peralatan dari Industri, guru tamu, unit produksi.

 

D.  LANDASAN DAN ACUAN

Landasan, Acuan atau Mandat adalah suatu ketentuan-ketentuan atau aturan-aturan formal yang harus diikuti dan dipatuhi oleh suatu organisasi dan aturan internal dalam organisasi SMK Taruna Bhakti Depok adalah:

  1. Undang-Undang No. 02 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Revisi: PP No. 32 Tahun 2013 Tentang: Perubahan PP 19 Tahun 2005
  3. Permen Dikbud nomor 23 tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan, Revisi : nomor 54 tahun 2013
  4. Permen Dikbud nomor 22 tahun 2006 Tentang Standar Isi, Revisi: nomor 24 tahun 2013
  5. Permen Dikbud nomor 41 tahun 2007 Tentang Standar Proses, Revisi: nomor 65 tahun 2013
  6. Permen Dikbud nomor 13, 16 tahun 2007 dan nomor 24, 25, 27 tahun 2008 Tentang Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  7. Permen Dikbud nomor 24 tahun 2007 Tentang Standar Sarana Prasarana Sekolah
  8. Permen Dikbud nomor 19 tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan
  9. Permen Dikbud nomor 69 tahun 2009 Tentang Standar Pembiayaan
  10. Permen Dikbud nomor 20 tahun 2007 Tentang Standar Penilaian Pendidikan, Revisi: nomor 66 tahun 2013
  11. Permen Dikbud nomor 70 tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK dan MAK
  12. Permen Dikbud Nomor 53 Tahun 2015 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik Dan Satuan Pendidikan Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah
  13. Perda dan peraturan lainnya yang mengikat
  14. Dokumen Mutu SMM ISO 9001:2008

 

BAB II

VISI MISI DAN NILAI-NILAI

 

A.  VISI

Menghasilkan lulusan yang kompeten dalam IPTEK DAN  IMTAQ, serta mampu bersaing pada tingkat nasional dan global.”

Visi tersebut pada hakekatnya merupakan visi jangka panjang yang disepakati bersama untuk dicapai pada jangka panjang. Pada kondisi tersebut, diharapkan terwujud suatu pola sistem pendidikan yang ideal, dalampenyelenggaraan program kegiatan sekolah.

 

B.  MISI

  • Menumbuhkan semangat kreatifitas, bersinergi dan kompetitif kepada seluruh warga sekolah
  • Melaksanakan kurikulum melalui pembelajaran dan penilaian berbasis kompetensi, Berbasis wirausaha, berwawasan lingkungan dan berlandaskan kejujuran.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi Kompetensi Tingkat Nasional dan Internasional
  • Mengembangkan potensi peserta didik melalui kegiatan Minat dan Bakat dan pembinaan kedisiplinan.
  • Menerapkan layanan prima dalam pengelolaan sekolah melalui Sistem Manajeman Mutu

 

C.  KEBIJAKAN MUTU

Sekolah merupakan lembaga Pendidikan Menengah Kejuruan, yang diharapkan oleh pemerintah dan masyarakat mampu menghasilkan tenaga kerja trampil tingkat menengah untuk mengisi lapangan kerja yang tersedia di tingkat regional, nasional dan internasional. SKILL CENTER

Sekolah bertekad memenuhi persyaratan stakeholders dengan bekerja keras untuk membentuk sumber daya / tamatan  yang mempunyai S K I L L yaitu :

~  Sikap              : mempunyai sikap positif dalam perilaku,

~  Kompeten     : menguasai kompetensi sesuai standar dan persyaratan,

~  Inovatif          : mempunyai kemampuan berkreasi dan berinovasi,

~  Logis              : mempunyai pola pikir yang masuk akal.

~  Loyal              : mempunyai loyalitas yang baik terhadap profesi dan atasan

 

Sekolah membangun mutu organisasi yang menjadi CENTER keterampilan teknologi bagi masyarakat disekitarnya.

~ Competitive              : sekolah mempunyai keunggulan-keunggulan dalam program, sumber daya dan

                                         prestasi,

~ Effective Efficient     : sekolah harus efektif dan efisien dalam mengoptimalkan sumber daya untuk

                                         mencapai tujuan sekolah,

Need Improvement : selalu mengikuti perkembangan yang terjadi dan mengakomodasi untuk

                                         pengembangan sekolah,

~ Thinking Culture       : membudayakan berfikir inovatif pada setiap personil sekolah,

~ Educated                    : menerapkan prinsip pendidikan yang utuh dalam pengelolaannya,

~ Revitalize                    : mengembangkan kesesuaian dan kesetaraan, program sesuai of link and match

                                          dengan harapan stakeholder

 

SMK Taruna Bhakti bertekad menerapkan Sistem Manajenen Mutu agar menjadi lembaga Pendidikan dan Pelatihan yang dapat memuaskan stacholder, dengan kebijakan:

  1. Berorientasi mutu pada setiap kegiatannya.
  2. Mengedepankan kepuasan pelanggan, serta selalu meningkatkan kinerja pelayanan
  3. Mutu menjadi semangat dan budaya kerja kami dalam mencapai kepuasan pelanggan;
  4. Sumber daya manusia harus bertanggungjawab dan melaksanakan serta melakukan penyempurnaan dan berperan aktif untuk meninjau dan;
  5. memperbaiki Sistem Manajemen Mutu secara berkelanjutan di unit kerja  masing-masing;
  6. Pengembangan kesadaran lingkungan hidup menjadi perhatian kami dalam melaksanakan proses belajar mengajar;
  7. Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama sebagai sumber kearifan dalam bertindak;
  8. Dalam segala aktivitasnya menerapkan budaya mutu sebagai berikut:
  • Perubahan itu masa depan
  • Pelayanan Prima
  • Learning without practising is nothing
  • Service is investment
  • Our quality ask be different

 

D.  NILAI-NILAI

Wujud pengembangan sekolah akan tercapai apabila didukung dengan penerapan tata nilai yang sesuai dan mendukung usaha-usaha pelaksanaan misi dan pencapaian visi. Tata nilai merupakan dasar sekaligus arah bagi sikap dan perilaku seluruh pegawai dalam menjalankan tugas. Tata nilai yang dikembangkan harus menerapkan nilai-nilai positif yang berlaku secara Universal, Nasional dan Lokal.

Tata nilai akan menyatukan hati dan pikiran seluruh pendidik dan karyawan dalam usaha mewujudkan layanan pendidikan. Tata nilai yang dimaksud adalah amanah, profesional, visioner, demokratis, inklusif, dan berkeadilan, akan memperlancar sekolah dalam mewujudkan Visi dan Misi sekolah.

NILAI MASUKAN

Nilai-nilai yang dapat ditemukan dalam diri setiap personil sekolah

NILAI PROSES Nilai-nilai yang harus diperhatikan dalam bekerja di sekolah dalam rangka mencapai  dan mempertahankan keunggulan

NILAI KELUARAN

Nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh mereka yang berkepentingan terhadap sekolah

 

 

 

 

 

 

 

PERSONIL SEKOLAH

KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN

PENINGKATAN MUTU SEKOLAH

  Empati ·   Taat Azas Akuntabilitas
1 Beriman & Bertaqwa 1 Kondusif 1 Tata kelola
2 Amanah 2 Kompeten 2 Pencitraan publik
3 Tanggap & Peduli / 3 Visioner 3 Pelayanan Prima
4 Responsif Inklusif 4 KejujuranPerbaikan 4 Profesional Prestasi
5 Reliable / Terpercaya Enterpreneurship 5 berkelanjutan Sistematis 5 Demokratis dan berkeadilan
    6 Kolaborasi 6  

 

 

 

BAB III

LINGKUNGAN STRATEGIS DAN ANALISIS SWOT

 

A.  LINGKUNGAN STRATEGIS INTERNAL

      1.  Analisis Kekuatan

  • Sebagai sekolah rujukan bagi SMK lain di Kota Depok dan Propinsi Jawa Barat
  • Animo calon peserta didik relative tinggi dan penilaian masyarakat yang positif
  • Lokasi Sekolah Strategis, Kondisi sekolah tenang, sejuk sangat menunjang untuk pengajaran.
  • Telah   menjalin   kerjasama   (partnership)   dengan   institusi   Akademisi dan Dunia Usaha dan Dunia Industri untuk pengembangan sekolah.
  • Jenjang Pendidikan Pendidik S1 dan S2
  • Pendidik-pendidik bidang keahlian telah mengikuti diklat sesuai bidang keahlian masing-masing dan telah tersertifikasi secara Nasional Maupun Internasional
  • Pendidik telah menjalani peningkatan kompetensi melalui pelatihan internal maupun eksternal. Dan sebagian besar pendidik sudah bersertifikat Pendidik
  • Kemampuan staf administrasi relative baik
  • Fasilitas gedung dan Sarana penunjang memadai dengan lingkungan sekolah yang strategis.
  • Fasilitas praktek memenuhi standar Sarana Prasarana
  • Sarana komunikasi: meliputi telepon, Faksimile dan internet.
  • Kerja sama dengan Majelis Sekolah dan DU/DI terjalin baik.
  • Semangat / motivasi kerja pendidik, karyawan relatif baik
  • Tempat Uji kompetensi yang berstandar nasional, sebagai penyelenggara dan penguji yang terakreditasi
  • Perolehan predikat Akreditasi A

       2.  Analisis Kelemahan

  • Kemampuan pendidik dalam berbahasa asing khususnya bahasa Inggris masih terbatas.
  • Terdapat kesenjangan kompetensi dimiliki pendidik.
  • Kemampuan ekonomi orang tua siswa yang kurang mendukung.
  • Ketersediaan buku pada perpustakaan sekolah masih kurang memenuhi kebutuhan terutama referensi buku yang mengakomodasi perkembangan iptek terbaru.
  • Ketersediaan Bandwith Internet yang terbatas dan kurang merata.
  • Peralatan praktek siswa sebagian sudah usang dan memerlukan revitalisasi peralatan
  • Pengalaman magang para pendidik di DU/DI masih kurang.
  • Belum terealisasinya semua pembelajaran (KBM) dengan menggunakan modul untuk diklat
  • Belum dikembangkannya sistim Penerimaan Siswa Baru yang lebih ekspansif.
  • Sebagian Du/Di tempat Prakerin kurang sesuai dengan Kompetensi Keahlian.

 

B.  LINGKUNGAN STRATEGIS EKSTERNAL

      1.  Analisis Peluang

  • Dukungan regulasi pendidikan tinggi.
  • Kondisi sosial  politik Kota Depok cukup stabil
  • Adanya peluang kerja sama dengan Institusi dan DU/DI,   tingkat : lokal, nasional, Internasional
  • Dukungan dari Pemerintah Pusat (PSMK), Dinas Pendidikan Propinsi, Pemerintah/Dinas Pendidikan Kota Depok dan Instansi terkait berjalan baik
  • Dapat mengakses informasi dengan mudah
  • Semangat kerja pendidik dan karyawan cukup baik
  • Adanya dukungan pelanggan baik dari dalam maupun dari luar sekolah untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan dalam pengembangan diklat
  • Pengguna lulusan relatif membaik
  • Tamatan yang melanjutkan ke perpendidikan tinggi semakin meningkat

        2.  Analisis Tantangan

  • Perilaku negative pelajar yang harus dibina sebagai prioritas utama:
  • Minat belajar yang rendah
  • Tidakan tidak jujur (Plagiarisme, Mencontek)
  • Ancaman Narkoba dan pergaulan bebas
  • Pengaruh dan Imbas Teknosain (Internet Negatif)
  1. Kerja sama dengan Luar Negeri yang mengalami banyak kendala
  2. Peluang kerja pada Bursa Kerja lokal sangat terbatas
  3. Dana operasional pendidikan dari pemerintah masih terbatas
  4. Tingkat ekonomi masyarakat / orang tua siswa relatif rendah.
  5. Persaingan tamatan antar sekolah dalam merebut peluang kerja sangat keras.
  6. Komitmen DU/DI pada pengembangan pendidikan Kejuruan masih relatif rendah.
  7. Persaingan kualitas dengan SMA/SMK di Wilayah Jabodetabek cukup tinggi

 

C.  FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN

  1. Pengembangan kurikulum
  2. Kerjasama dan Partnership dengan Luar Negeri
  3. Pengembangan organisasi dan manajemen
  4. Pengembangan fasilitas
  5. Pengembangan tenaga kependidikan
  6. Pengelolaan keuangan
  7. Pembinaan kesiswaan
  8. Pengembangan hubungan kerja sama dengan DU/DI, Institusi pasangan
  9. Pengembangan lingkungan sekolah
  10. Pengembangan Kegiatan Belajar Mengajar
  11. Pelaksanaan Renstra / Renja ( RIPS, PKS, APBS )
  12. Pengelolaan Unit Produksi dan Teaching Factory
  13. PeningkatanKedisiplinan dan Karakter siswa.

 

 

BAB IV

TUJUAN, SASARAN DAN STRATEGI

 

A.  TUJUAN

Proses Pendidikan di SMK Taruna Bhakti Depok ini bertujuan untuk :

  1. Terciptanya SMK yang memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan dan peningkatan prestasi Sekolah Unggul dan Berprestasi.
  2. Peningkatan Kompetensi   bagi semua personil sekolah dan siswa dibidang pelaksanaan pembelajaran.
  3. Mengimplementasikan Kurikulum 2013 secara menyeluruh dan sesuai dengan karakteristiknya
  4. Peningkatan Proses Pembelajaran berbasis ICT
  5. Tercapaianya Implementasi Standar Manajemen Mutu.
  6. Keterlaksanaan Pendidikan Karakter di sekolah
  7. Pencitraan: Partisipasi Sekolah pada Kegiatan Daerah, Provinsi dan Nasional, Serta Prestasi yang telah diraih Sekolah, Pendidik dan  Siswa
  8. Meningkatnya kualitas tamatan : Hasil UAN, Sertifikasi Kompetensi Siswa dan Hasil Tes TOEIC, Sertifikasi Internasional Bidang Keahlian yang relevan
  9. Meningkatnya  jumlah  institusi  (industri  dan  sekolah)  dalam dan luar  negeri  melalui  kegiatan partnership.
  10. Keterlaksanaannya sebagai LSP P1 sekolah dan TUK untuk Sertifikasi Kompetensi
  11. Litrasi
  12. ESQ
  13. After School

 

B.  SASARAN

  1. Meningkatkan kualitas tamatan sehingga mampu untuk berkompetensi di dunia kerja maupun berwirausaha.
  2. Membekali dan mempersiapkan tamatan yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi
  3. Meningkatkan kualitas dan kuantitas tamatan dalam uji kompetensi sampai 75  %  per tahun
  4. Meningkatkan pendidikan karakter dan kedisiplinan siswa
  5. Terlaksanya manajemen sekolah dengan standart Manajemen Mutu
  6. Meningkatnya standart pelayanan sekolah kepada pelanggan dan stake holder.
  7. Memperluas dan meningkatkan kerjasama dengan institusi didalam dan luar negeri
  8. Meningkatkan efisieni dan efektifitas pembelajaran
  9. Meningkatkan pencitraan sekolah dengan program-program unggulan
  10. Meningkatkan iklim kerja sekolah, dan ramah pada anak didik.
  11. Mewujudkan sistem informasi manajemen sekolah yang mudah diakses
  12. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia

 

C.  STRATEGI

Strategi adalah suatu pertimbangan dan pemikiran yang logis, analisis serta konseptual mengenai hal-hal penting atau prioritas, baik dalam jangka panjang, pendek, maupun mendesak, yang dijadikan acuan untuk menetapkan langkah-langkah, tindakan dan cara-cara ataupun kiat yang harus dilakukan secara terpadu untuk terlaksananya kegiatan operasional dan penunjang dalam menghadapi tantangan dan masalah-masalah yang harus ditangani dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tujuan ataupun sasaran-sasaran dan hasil ( out put ) yang harus dicapai serta kebijakan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Adapun strategi memuat :Kebijakan, Program dan Kegiatan Strategi diuraikan / dijabarkan menjadi :

Rencana Strategis Sekolah ( Rencana Kerja jangka Menengah )

  • Rencana Kerja Tahunan

 

  1.  KEBIJAKAN

Peningkatan Layanan Pendidikan meliputi :

  1. Peningkatan Mutu Pendidikan dan Proses Pembelajaran
  2. Peningkatan mutu kegiatan kesiswaan dan ekstra kurikuler
  3. Peningkatan pencitraan sekolah
  4. Peningkatan mutu Pengelolaan Sekolah
  5. Peningkatan Prestasi Sekolah
  6. Peningkatan dan perluasan kerjasama dengan DU/DI dan Institusi dalam negeri maupun luar negeri

 

    2.  REGULASI, KEBIJAKAN DAN MASUKAN

Peraturan, dan Kebijakan dirumuskan dalam perencanaan strategis sekolah mengacu pada pemenuhan :

  1. Standar Pendidikan Nasional
  2. Masukan-masukan Pelanggan dan Stakeholder
  3. Kebijakan dan ketetapan Dit PSMK, Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Depok dan Dinas Pendidikan Kota Depok

 

     3.  PERENCANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN

           Dalam melaksanakan penyusunan program dan pelaksanaan program perlu pertimbangan:

          a. Dampak Lingkungan Terhadap Sekolah

SMK Taruna Bhakti Depok adalah satuan pendidikan kejuruan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kota Depok dan sekitarnya, terbukti setiap tahun ajaran baru animo masyarakat untuk memasukan petera/puterinya sangat banyak. Karena daya tampung cukup terbatas maka hanya sekitar 70 % saja dari jumlah pendaftar yang dapat diterima. Daya tarik masyarakat terhadap  SMK Taruna Bhakti Depok antara  lain  karena jurusan yang ditawarkan cukup banyak dengan biaya murah dan terbukti lulusannya banyak yang sudah kerja dengan mendapat tempat dan kesejahteraan cukup baik.

Dengan dukungan berbagai potensi diatas diharapkan sekolah ini dapat melahirkan generasi muda bangsa yang tangguh dan berkemampuan serta mempunyai karakter, dengan 3 upaya pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa yaitu :

  • Upaya pengembangan diri melalui kegiatan rutin sekolah, kegiatan spontan, keteladanan dan pengkondisian
  • Upaya terintegrasi dengan mata pelajaran yaitu memasukan nilai-nilai karakter bangsa ke dalam silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
  • Upaya budaya sekolah melalui penerapan aturan, norma, moral, dan etika yang berlaku di Sekolah

 

          b. Relevansi Sekolah Terhadap Daerah

Tugas utama SMK Taruna Bhakti Depok adalah untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil dengan berbagai kompetensi/keahlian, sehingga diharapkan tamatannya dapat mengiplementasikan ketrampilan untuk mengembangkan daerah sekitar, relevansi sekolah bagi daerah sekitarnya:

  • Pelatihan teknologi tepat guna bagi masyarakat.
  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Produksi barang dan jasa
  • Tempat inovasi dan pengembangan teknologi dan informasi.
  • Pencetak tenaga kerja menengah yang kompeten.

 

           c. Pendekatan Inovatif

Untuk meningkatkan kualitas kompetensi peserta didik, Sekolah telah melakukan kerja sama kemitraan dengan pihak lain yakni dengan mendirikan Unit Produksi dan Jasa pada tap-tiap Program Keahlian, pengembangan Teaching Industry, dan pendekatan Inovatif meliputi :

  • Unit produksi
  • Perakitan Komputer
  • Membuat Aplikasi berbasis Web atau Mobile
  • Design Grafis dan Design Web
  • Konsultan dibidang Jaringan Komputer dan SysAdmin
  • Membuat Sitem Controling Automatis atau IoT
  • Syuting Film dan Program Film

 

           d. Penataan Sekolah Kedepan

Pelaksanaan pendidikan di Sekolah mengacu pada 8 Standar Nasional Pendidikan yang tertuang dalam PP. 19 tahun  2005, dari 8 SNP salah satu hal yang paling mendesak adalah mengenai Standar Sarana Prasarana.

Saat ini banyak peralatan praktek yang sudah tidak sesuai spesifikasi, jumlah, kondisi sesuai perkembangan teknologi, penataan yang dikembangkan oleh sekolah meliputi:

  • Renovasi, penambahan gedung dan Upgrade peralatan
  • Penataan ulang letak peralatan di Laboratorium Komputer
  • Uji Assesor dan Uji ulang Assesor untuk kebutuhan TUK Program Keahlian
  • Perpanjangan lisensi TUK di masing-masing Program Keahlian

 

           e. Pengembangan Gedung dan Ruang Penunjang

Pengembangan Tahun 2016 sampai 2017

Jumlah ruang belajar SMK Taruna Bhakti pada awal tahun 2016 adalah 22 ruang yaitu 2 Lab. Bahasa, 9 Lab. Komputer dan 11 ruang kelas. Selama tahun pelajaran 2016/2017, SMK Taruna Bhakti menambah jumlah ruang belar sebanyak 8 ruang yaitu bangunan 4 lantai sebelah Timur, dengan masing-masing lantai menambahkan 2 ruang. Anggarang yang digunakan untuk membangun ruang belajar tersebut adalah dari APBS. Pembangunan ruang baru dilakukan secara bertahap. Awal pembangunan 4 ruang (lantai 1 dan 2 bangunan sebelah Timur), kemudian semester gemap membangun 4 ruang lagi (lantai 3 dan 4 bangunan sebelah Timur). Saat ini jumlah ruang belajar di SMK Taruna Bhakti adalah 30 ruang dengan rincian 2 Lab. Bahasa, 11 Lab. Komputer dan 13 ruang belajar teori.

Selain ruang kelas, pada tahun pelajaran 2016/2017 juga dibangun pendopo yang diperuntukkan sebagai tempat menerima tamu dilengkapi dengan taman burung. Kemudian Mushola Raudhatul ‘Ilmi yang penempatannya berada di Timur Laut (sebelumnya adalah saung)

Perencanaan Strategis Pengembangan

Awal tahun pelajaran 2017/2018 direncanakan akan dibangun:

  1. Bangunan yang diperuntukan sebagai Customer Care (CC) di depan pos satpam.
  2. Gerbang sekolah dan nama identitas sekolah.
  3. Taman/fasilitas bermain yang akan direncanakan berada di depan mushola.

Perencanaan pengembangan lainnya:

  1. Pembangunan ruang pembelajaran sebanyak 12 ruang yang direncanakan berada di atas area kantin.
  2. Pembangunan sumur resapan yang akan direncanakan berada di bawah area kantin.
  3. Pembangunan AULA pertemuan yang direncanakan berada di area NOC.

Pembangunan kantor administrasi dan ruang kepala sekolah yang direncanakan di area NOC.

No Rencana Pengembangan Sekolah Jumlah Rencana Lokasi Tahun Rencana Anggaran
1 Ruang belajar 8 Ruang Bangunan sebelah Timur 2016 RAPBS
2 Sumur resapan   Belakang pos satpam
lapangan sekolah
Area saung
Area taman samping saung
Area kantin
2016-2020 Pengajuan Proposal
3 Pendopo 1 Ruang Belakang pos satpam 2016 RAPBS
4 Taman Burung 1 Ruang Samping pos satpam 2016 RAPBS
5 Mushola 1 Ruang Bagian Timur Laut Sekolah (Menggantikan saung) 2016 RAPBS
6 Bangunan sebagai Customer Care 2 Ruang Depan pos satpam 2017 RAPBS
7 Gerbang sekolah 1 Gerbang sekolah 2017 RAPBS
8 Identitas Sekolah 1 Gerbang sekolah 2017 RAPBS
9 Taman/fasilitas bermain 1 area Samping Saung 2017 RAPBS
10 Ruang belajar 12 Ruang Atas kantin 2018 Pengajuan Proposal
11 Aula pertemuan 1 Ruang Depan gedung NOC 2018-2020 Pengajuan Proposal
12 Kantor administrasi 1 Ruang Depan gedung NOC 2018-2020 Pengajuan Proposal
13 Ruang Kepala Sekolah 1 Ruang Depan gedung NOC 2018-2020 Pengajuan Proposal
14 Sarana Olahraga

  • Ring Basket
  •  Bola
  • Bola Voli
  • Bola Basket
  • Alat Atletik
  • Alat senam
Masing-masing 1 set   2018-2020 Pengajuan Proposal
15 Ruang UKS 1 Ruang Dekat kantin 2018-2020 Pengajuan Proposal

 

BAB V

RENCANA KERJA OPERASIONAL

 

A.  RENCANA KERJA LIMA TAHUN

ASPEK INDIKATOR STRATEGI PELAKSANAAN
STANDAR ISI
Penerapan Kurikulum 2013 Menerapkan Kurikulum 2013 sesuai dengan kebijakan yang berlaku Melaksanakan Sosialisasi, Implementasi dan evaluasi Kurikulum 2013
Deskripsi Kompetensi Menerapkan Deskripsi Kompe tensi sesuai dengan Permen No 24 Tahun 2016 · Sosialisasi Deskripsi Kompetensi pada semua pendidik

· Penerapan Deskripsi Kompetensi SMK yang terdiri :

  • Sikap Spiritual
  • Sikap Sosial
  • Pengetahuan
  • Keterampilan

· Pemetaan kompetensi dan pembuatan deskripsi mata pelajaran: Kelompok A, B dan C dan Mulok Daerah dan Mulok Kejuruan pada MGMP

Muatan KTSP Melaksanakan kurikulum berda sarkan muatan KTSP dan dise suaikan dengan kondisi sekolah Perancangan kurikulum berdasarkan muatan KTSP:

· Mata Pelajaran

· Muatan Lokal Daerah dan Kejuruan

· Pengembangan Diri

· Kecakapan Hidup

· Pengaturan beban belajar

· Kriteria ketuntasan Minimal

· Keunggulan Lokal dan Global

· Kriteria kenaikan Kelas dan kelulusan

· Penjurusan

Pengembangan KTSP dan Penge sahan KTSP · KTSP dikembangkan oleh sekolah dengan melibatkan berbagai pihak sesuai dengan tahapan penyusunan KTSP

· KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah, komite sekolah dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi

· Pengembangan KTSP bersama seluruh pendidik mata pelajaran, Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI), Komite

Sekolah dan dinas pendidikan

· Pelaksanaan Workshop KTSP

· Verifikasi dan Validasi KTSP

Kegiatan Penyusunan KTSP Kurikulum program keahlian dikembangkan sesuai dengan mekanisme penyusunan KTSP. Pelaksanaan 7 kegiatan pokok:

· Penetapan Tim Pengembang KTSP

· Analisa Konteks

· Identifikasi SNP dan Spektrum Keahlian

· Penyusunan Draf KTSP

· Review dan Verifikasi KTSP

· Revisi KTSP

· Finalisasi dan Pengesahan KTSP

Layanan Pembelajaran Pelaksanaan kurikulum berdasar kan prinsip perbaikan layanan pembelajaran Penyusunan Silabus dan RPP yang mengakomodasi Perbaikan layanan pembelajaran:

· Pengayaan layanan pembelajaran

· Pendayagunaan kondisi alam,

· Pendayagunaan kondisi sosia dan budaya

Muatan lokal di sekolah Penyusunan silabus mata pelaja ran muatan lokal daerah dan kejuruan melibatkan berbagai pihak Workshop penyusunan silabus dengan melibatkan: Pendidik, komite sekolah, dinas

 pendidikan, dan DU/DI

Kegiatan EkstraKurikuler Melaksanakan pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler Pelaksanaan program kegiatan ekstrakurikuler diantaranya:

  • Pramuka
  • Paskibraka
  • PMR
  • Pencak Silat
  • Paduan Suara
  • Rohis
  • Volley
  • Tari
  • Sepak Bola
  • Japanese Club
Kegiatan Konseling Pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling yang dimiliki program keahlian. Pelaksanaan kegiatan Individu dan kelompok konseling :

  •  Pengembangan Pribadi
  • Pengembangan Sosial
  • Bimbingan Belajar
  • Bimbingan Karier : Bekerja,  melanjutkan dan wirausaha
  • Layanan Konsultasi oleh psikolog
Prakerin siswa di DU/DI Program Praktik Kerja Industri (prakerin) dilaksanakan sesuai dengan alokasi waktu pada struktur kurikulum Pelaksanaan prakerin selama 3 bulan mengikuti jam kerja karyawan/pegawai
Beban belajar Siswa Sekolah menerapkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas Nomor 70 Tahun 2013 dan Muatan C1, C2 dan C3 dalam Kurikulum2013 Pelaksanaan 3 ketentuan beban belajar :

  •  Satu jam tatap Muka (45’)
  • Jumlah Jam setiap minggu
  • Minggu Efektif dalam 1 tahun
  • Melaksanakan Muatan C1, C2 dan C3 dalam Kurikulum 2013
Tugas terstruktur dan kegiatan mandiri Pendidik yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur kepada siswa Pemberian tugas terstruktur dan tidak terstruktur kepada siswa maksimal 60% dari alokasi waktu tiap mata pelajaran
Pembelajaran kewirausahaan Melaksanakan proses pembela jaran mata pelajaran kewirausa haan sesuai dengan ketentuan dalam struktur kurikulum · Pembelajaran kewirausahaan didasarkan pada silabus, RPP, dengan alokasi waktu 192 jam pelajaran atau 2 jam pada setiap tingkat

· Enterpreuneurship mengundang guru tamu

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pembelajaran seluruh mata pelajaran di program keahlian memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pelaksanaan pembelajaran memanfaatkan TIK :

·  Pemanfaatan Komputer dan LCD

·  Materi Pembelajaran digital

·  Tugas E-Mail siswa

·  Pembelajaran simulasi digital

·  Kelas Maya

Penyusunan silabus · Adanya silabus pada setiap Mata Pelajaran Pelaksanaan Workshop penyusunan dan pengembangan silabus:

· Kegiatan penyusunan silabus, sesuai dengan Panduan oleh semua pendidik.

· Muatan silabus berdasarkan standar isi, standar kompetensi lulusan, dan panduan penyusunan KTSP

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) setiap mata pelajaran dengan memperhati kan 3 unsur Penentuan KKM dengan memper hatikan 3 unsur melalui rapat dewan pendidik

· karakteristik siswa

· karakteristik mata pelajaran

· intake guru dan kondisi sarana prasarana

Menetapkan kalender akademik Sekolah menjadwalkan awal tahun pelajaran, minggu efektif, pembelajaran efektif, dan hari libur pada kalender akademik · Penetapan kalender akademik

· Penetapan dan Analisa Minggu Efektif Proses Pembelajaran

STANDAR PROSES
Prinsip Pembelajaran · Menerapkan Prinsip Pembelajaran pada perancangan dan pelaksanaan

· Sosialisasi Prinsip Pembelajaran sesuai dengan Permen No 65 tahun 2013

Penerapan Prinsip Pembelajaran:

· Peningkatan / kemajuan  Siswa

· Kegiatan dan peran pendidik

· Metode mengajar

· Pemanfaatan Iptek

Gradasi Pembelajaran · Menerapkan Gradasi Pembelajaran yang meliputi: Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan · Penyusunan RPP megacu pada standar proses

· Rencana Penilaian dan Rapor

Penyusunan RPP · Setiap mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis

· RRP yang disusun berdasarkan prinsip penyusunan RPP

 

· Penyusunan RPP melalui Workshop menjelang tahun pelajaran baru

· Penyusunan RPP memperhatikan prinsip: Perbedaan individu, partisipasi aktif siswa dan menerapkan TIK

· Proses pembelajaran meliptu : kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup

 

Proses pembelajaran ·  Memenuhi 4 persyaratan pelaksa naan proses pembelajaran

·  Melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran

·  Perencanaan dan Pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan persyaratan yaitu:  interaktif, inspiratif, menyenangkan, dan menantang

·  Perencanaan dan Pelaksanaan proses pembelajaran mencakup kegiatan pendahuluan, inti dan penutup

· Evaluasi Proses pembelajaran pada akhir tahun pelajaran
Proses pembelaja ran berbasis TIK Pelaksanakan proses pembela jaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Pelaksanaan Pembelajaran berbasis TIK :

· Pengembangan Peralatan TIK

· Materi ajar interaktif

· Tugas E-mail

· Pemanfaatan SIM Intranet

· Kelas maya (contoh: Chamillo, moodle)

Unit Produksi dan Teaching Factory · Unit Produksi dan Teaching Factory dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran, materi program keahlian, dan aturan pengelolaan yang transparan

· Memiliki Unit Produksi dan Teaching Factory yang menghasilkan barang dan atau jasa tersebar luas lintas Kabupaten/Kota menghasilkan profit

Pemberdayaan Unit Produksi danTeaching Factory :

· Struktur dan job discribtion

· Produk Inovasi

· Melibatkan Siswa

· Promosi

· Akuntabilitas Pengelolaan

 

MOU dengan DU/DI Menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dengan DU/DI Pelaksanaan tindaklanjut MOU:

· Perluasan MOU dengan DU/DI

· Peningkatan Kerjasama dalam Prakrerin, magang siswa, magang pendidik dan Rekruitment tamatan

Prakerin Siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan · Pemetaan DU/DI dan penempa tan prakerin siswa yang relevan

· Pelaksanaan Prakerin Siswa

Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran · Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan sesuai dengan tahapan

· Hasil Supervisi dilaporkan pada Pengawas / Dinas Pendidikan

· Melakukan tindak lanjut terhadap hasil pengawasan proses pembelajaran.

· Tahap meliputi perencanaan, opening meeting, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran, closing meeting, rencana tindak lanjut.

· Supervisi dan evaluasi dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas

· Tindak lanjut hasil supervisi  disampaiakan pada pendidik untuk dilaksanakan.

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
Kriteria Standar Kompetensi Lulusan · Memuat kemampuan lulusan yang mencakup: Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan

· SKL digunakan sebagai acuan pengembangan Standar Pendidikan yang lainnya

· Sosialisasi Standar Kompetensi Lulusan pada pendidik

· Penetapan SKL sebagai dasar penyusunan KTSP

Dimensi dan Kualifi kasi Kemampuan · Menetapkan Dimensi dan Kualifikasi Kemampuan pada semua mata pelajaran · Perumusan dan Penetapan Kualifikasi Kemampuan / Deskripsi pada semua mata pelajaran yang meliputi: Sikap Pengetahuan dan keterampilan
Penguatan Bahasa Inggris · Kemampuan Bahasa Inggris siswa meningkat

· Hasil tes TOEIC meningkat

Pelaksanaan Program:

· Tes Leveling

· Test TOEIC

· Program Debat, pidato  bahasa Inggris

· Conversation

· Pertukaran pelajar

Kelompok mata pelajaran iptek · Siswa menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan

· Rata-rata nilai ketuntasan belajar kelompok mata pelajaran ipteks ditetapkan Baik atau lebih

· Siswa mengikuti kegiatan pengem bangan IPTEK

· Perumusan RPP dan Proses Pembelajaran Matematika, Fisika, Bahasa Inggris, Kejuruan meng akomodasi kemampuan siswa

· Pelaksanaan Bimbingan kelompok oleh BK

· Mengikutsertakan siswa dalam lomba / OSTN Matematika, Fisika, Bahasa Inggris, Kejuruan

Mampu mengana lisis dan pemeca han masalah · Siswa dapat menganalisis pemecahan masalah-masalah yang kompleks.

· Siswa dapat menganalisis pemecahan masalah-masalah gejala alam dan social.

·     Pelaksanaan pembelajaran dan praktek: Matematika, Fisika, Agama, Bahasa Inggris dan Kejuruan.
Penggunaan berbagai fasilitas oleh siswa · Memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, perpustakaan, laboratorium, dan internet

· Siswa melakukan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi lebih lanjut dari berbagai sumber belajar

Peningkatan dan optimalisasi:

· Meningkatkan daya tarik Perpustakaan

· Penambahan koleksi  buku

· Penataan perpustakaan Digital dan E-Book

· Design pengembangan perpustakaan

· Daftar buku perustakaan

· SIM (Intranet)

· Praktek Laboratorium

· Tugas Email dan Kelas Maya

Kunjungan Industri · Siswa melaksanakan kunjungan ke perusahaan/industri yang relevan

 

· Kunjungan Industri

· Study Wisata

Pemanfaatan lingkungan · Menjalankan kegiatan pembelaja ran yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab

· Melaksanakan Kebersihan Lingkungan

Pelaksanaan Program Lingkungan :

· Green School

· Program Inovasi Lingkungan

· Eco Green

· Penanaman Pohon

· Program gerakan kebersihan setiap Sabtu  setelah SKJ

· Kebersihan Kota/masyarakat

Kegiatan seni dan budaya · Siswa mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya

· memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan karya seni dan budaya

Pelaksanaan kegiatan seni budaya.
Sikap percaya diri dan bertanggung jawab. Menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuh kembangkan sikap percaya diri dan tanggung jawab Pelaksanaan pembentukan sikap:

· Paskibraka

· Pendidikan kedisiplinan bekerja sama dengan instansi militer.

· Pengurus OSIS

· Latihan dasar kepemimpinan siswa

· Outbond Siswa

· Bimbingan Karier

Penegakan aturan – aturan sosial · Menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial di Sekolah Pelaksanaan dan Penegakan Aturan :

· Upacara bendera

· Peraturan siswa

· Poin Pelanggaran Siswa

· Pembiasaan Karakter siswa

· Peraturan lab dan DU/DI

Menumbuhkan sikap kompetitif dan Sportif · Siswa memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap kompetitif

· Memberikan penghargaan bagi juara sekolah, juara tingkat kota, Propinsi, dan juara Nasional

· Memberikan layanan pembelaja ran yang mampu menumbuhkan sikap sportif

Pelaksanaan Kegiatan:

· Keikutsertaan dalam LKS

· Keikutsertaan dalam lomba mapel dan OSTN

· Keikutsertaan dalam lomba olah raga

· Pemberian Penghargaan bagi prestasi siswa dalam bentuk beasiswa

· Turnamen Olah raga antar kelas dan jurusan

Kehidupan bermasyarakat,

berbangsa dan

bernegara

· Menjalankan kegiatan pembela jaran yang melibatkan partisi pasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis Pelaksanaan kegiatan:

· Upacara Bendera

· Pemilihan Pengurus OSIS

· Bakti Sosial, Donor darah

· PMR

Hak dan kewajiban orang lain · Silabus mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan memuat kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain

· Pembiasaan untuk menghargai perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain

Penyusunan dan proses pembela jaran  memuat kemampuan mema hami hak dan kewajiban orang lain

· Diskusi siswa melalui pembelajaran

· Musyawarah Perwalian Kelas

· Pengembangan diri siswa melalui bimbingan konseling

Menjalankan ajaran agama dan Keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan · Kegiatan untuk dapat menjalan kan ajaran agama melalui kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia yang bersifat afektif

· Melaksanakan kegiatan pembela jaran untuk menghargai keberaga man agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global

Pelaksanaan Kegiatan untuk dapat menjalankan ajaran agama melalui mata pelajaran:

· Pend.Agama, PPKn, Olah raga, Seni budaya, Bahasa Indonesia

· Kegiatan keagamaan setiap kelompok program keahlian

· Kegiatan Ibadah Jumat

· Mengadaan fasilitas ibadah

· Peringatan hari besar keagamaan

· Kegiatan Literasi Setiap pagi

· Peringatan hari besar Nasional

· Kantin Kejujuran

Pembentukan akhlak mulia · Adanya kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan diri · Penyusunan RPP dan pelaksanaan pembelajaran memuat pendidikan karakter

· Pembiasaan pembentukan pendidikan karakter dilingkungan sekolah

Lomba dan pameran Karya Kreatif siswa · Memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok Pelaksanaan Kegiatan :

· Lomba Karya Inovasi Siswa

· Lomba Karya Digital: Blog, design grafis, karya visual/video

· Tugas Kelompok siswa

· Tugas E-mail siswa

· Pembuatan Web dan Blog siswa

Keterampilan berkomunikasi, membaca dan menulis · Siswa memperoleh keterampilan berkomunikasi, membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis

· Siswa mengikuti kegiatan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris

· Pembelajaran Seni Budaya dengan seni drama

· Tugas-tugas membaca dan meresum buku perpustakaan

· Pengembangan laboratorium bahasa

· Lomba : Debat bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Bahasa Asing Lainnya

· Pembuatan naskah dan tugas pidato

Pembelajaran dengan studi kasus · Siswa memperoleh pengalaman belajar agar menguasai kompeten si keahlian dan kewirausahaan, dengan pembelajaran yang memuat studi kasus (nyata dan rekaan) Perencanaan pelaksanaan pembelajaran kejuruan dan kewirausahaan memuat studi kasus:

· RPP, Silabus, Job sheet

· Tugas Portofolio siswa

· Perencanaan tugas dan penilaian siswa

Nilai Ujian Nasional dan tingkat kelulusan · memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata UN

· Mencapai nilai rata-rata 5,00 atau lebih di atas rata-rata nasional

· memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan persentase tingkat kelulusan 100 %

Pelaksanaan Kegiatan:

· Penambahan / pemadatan jam pada mata pelajaran UN

· Ditetapkan sebagai sasaran mutu sekolah

· Review Standar Kompetensi lulusan

· penyusunan bank soal

STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
Kualifikasi Pendidik, Latar Belakang Pendidikan dan Kondisi Pendidik · Pendidik memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV).

· Pendidik mata pelajaran memiliki kesesuaian antara mata pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya

· Memiliki pendidik sesuai dengan jumlah rombongan belajar

· Pendidik memiliki kesehatan jasmani dan rohani untuk menjalankan tugas

· Memiliki rasio tenaga pendidik sesuai dengan jumlah rombongan belajar.

· Pendidik memiliki kesehatan jasmani dan rohani untuk menjalankan tugas

· Sertifikasi pendidik

· Penyusunan dapodilk

· Program Kompetensi Linier

· Program Olah Raga Pendidik

· Outbond dan ESQ Pendidik

Standar Kompetensi Pendidik · Memiliki kompetensi sebagai pendidik sesuai Permendiknas No.16 tahun 2007 Sosialisasi Kompetensi pendidik:

· Kompetensi Pedagogik

· Kompetensi Kepribadian

· Kompetensi Profesional

· Kompetensi Sosial

· Pelaksanaan PKG dan PKB Pendidik

Pendidik mapel  Kelompok A, B dan C · Meningkatnya Kompetensi Pendidik

· Meningkatnya Koordinasi pendidik

· Meningkatnya Metode Mengajar

Pengembangan Kompetensi Pendidik:

· Pelaksanaan MGMP: Mapel Kelompok A, B, C dan BK

· Pemberian reward bagi pendidik berprestasi

· Memfasilitasi Studi Lanjut

· Workshop Penelitian Karya Ilmiah

· Sertifikasi Assesor Produktif

· Peningkatan dan pelatihan kompetensi Pedagogis

· Pelepasan Purnabhakti pendidik dan tenaga kependidikan

Kompetensi Pedagogik Guru Praktek · Meningkatkan kompetensi pedagogik guru praktek produktif dengan pembimbingan expert Pelatihan dan pendampingan guru praktek produktif oleh exspert dari pihak terkait atau dari Pengawas Pembina
Kompetensi ICT Pendidik · Meningkatkan kompetensi ICT pendidik untuk kegiatan pembelajaran

· Terlaksanya pembelajaran berbasis ICT

Pelaksanaan Pelatihan:

· Simulasi Digital

· Penerapan SIM Sekolah (Intranet)

· Kelas Maya (Moodle, Chamillo)

· After School

Norma, Peraturan dan Tanggung Jawab Pendidik dan Tenaga Kependidi kan · Melaksanakan Norma, Peraturan dan Tanggung Jawab Pendidik dan Tenaga Kependidikan sesuai dengan peraturan yang berlaku Pelaksanaan Kegiatan:

· Penyusunan dan peninjauan: Peraturan, kode etik

· Pemberian reward bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang berprestasi

· Pembinaan Pegawai

Kompetensi Kepala sekolah · Memiliki kompetensi Kepala Sekolah sesuai Permendiknas Nomor 13 Tahun  2007 · Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah:

v Kompetensi Kepribadian

v Kompetensi Managerial

v Kompetensi Kewirausahaan.

v Kompetensi Supervisi

v Kompetensi Sosial

· Penilaian Kinerja Kepala Sekolah oleh Pengawas dan Dinas Pendidikan

Kompetensi Kepala Program Keahlian · Kepala program keahlian memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S1)

· Kepala Program keahlian memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 tahun

· Kepala program keahlian memiliki kemampuan manajerial untuk mengelola program keahlian

 Pelaksanaan Kegiatan :

· Pemetaan Kompetensi Kepala Program Keahlian

· Pelatihan kompetensi manajerial Kepala program keahlian

· Penentuan proserdur/IK Kepala Program Keahlian

· Pengorganisasian Unit Kerja dan Job Description

· Penilaian Kinerja Kepala Program Keahlian

Kompetensi Konselor (Pendidik BK) · Pendidik BK memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S1)

· Memiliki Kompetensi Pedagogis dan Profesional

· Penguasaan esesnsi pelayanan BK

Pengembangan dan menerapkan Kompetensi Pendidik BK

· Penerapan Konsep dan praktis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan, masalah konseli.

· Mengaplikasikan perkembangan fisiologis dan psikologis

· Kerangka teoritik dan praktis bimbingan dan konseling.

· Merancang program konseling.

· Praktis penelitian Bimbingan dan Konseling

· Penilaian Kinerja Guru BK

Tenaga Administrasi · Tenaga administrasi memiliki kualifikasi akademik pendidikan menengah

· Memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya

· KTU memiliki kualifikasi akademik S1

Pelaksanaan Kegiatan

· Pemetaan Kompetensi tenaga administrasi

· Pelatihan tenaga administrasi meliputi kompetensi manajerial, administrative, pengelolaan informasi dan TIK

· Penilaian Kinerja Tenaga Administrasi

Tenaga Perpustakaan · Tenaga perpustakaan memiliki kualifikasi akademik pendidikan menengah

· Memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya

Pelaksanaan Kegiatan

· Pemetaan Kompetensi tenaga perpustakaan

· Pelatihan tenaga perpustakaan meliputi kompetensi manajerial, pengelolaan informasi dan TIK

· Penilaian Kinerja Tenaga Perpustakaan.

Teknisi Laboratorium /Bengkel Kejuruan · Memiliki kualifikasi akademik minimal D-I sesuai program keahlian

· Mempunyai kompetensi sesuai bidangnya

Pelaksanaan Kegiatan

· Pemetaan Kompetensi teknisi

· Pelatihan teknisi meliputi kompetensi administrative, professional dan TIK

Tenaga Layanan Khusus dan

Maintenance Sarpras

· Memiliki 4 jenis atau lebih tenaga layanan khusus

· Memiliki tenaga teknisi maintenance peralatan dan gedung

Pelaksanaan Kegiatan

· Pemetaan Tenaga Layanan Khusus dan Maintenance Sarpras

· Rekruitmen Tenaga Layanan Khusus:

ü  Tenaga medis

ü  Pembantu bendahara

ü  Pengemudi

ü  Maintenance Peralatan

ü  Maintenance Gedung

STANDAR SARANA PRASARANA
Memenuhi Standar Sarana Prasarana · Memiliki luas lahan minimal 4 m2 per siswa atau 6.523 m2

· Sekolah berada di lokasi yang aman, terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa

· Berada di lokasi yang nyaman, terhindar dari gangguan pencema ran air, kebisingan, dan pencema ran udara

· Memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan petir

· Sekolah berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, memiliki status hak atas tanah

· Pemeliharaan dan rekondisi

Pelaksanaan Kegiatan

· Melengkapi dan mendokumentasi kan data-data lokasi, lahan  dan bangunan

· Pembuatan Blue-Print Pengembangan gedung sekolah

· Penetapan dan Implementasi Prosedur tentang tindakan penyelamatan dalam keadaan darurat

· Penambahan dan pemeliharaan taman dan ruang terbuka hijau

· Pemeliharaan dan perbaikan instalasi penangkal petir

· APAR

Luas Lantai bangunan · Luas lantai yang digunakan Program Mapel Kelompok A, B, dan C memenuhi ketentuan luas minimal Pelaksanaan Kegiatan:

· Pemeliharaan Ruang Kelas

· Pengadaan RKB sesuai rombongan belajar

 

Sanitasi Sekolah · Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi kebutuhan: air bersih, saluran air kotor dan/atau air limbah, tempat sampah, dan saluran air hujan Pelaksanaan Kegiatan:

· Penataan saluran air hujan dan resapan di lapangan olah raga

· Pengelolaan Limbah organic dan limbah berbahaya

· Penataan TPA sampah dan Tempat Sampah

· Penambahan Orinoir/kamar kecil siswa

Buku Teks dan akses Internet · Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks

· Perpustakaan memiliki Perpustakaan digital dan akses Internet

Pelaksanaan Kegiatan

· Pengadaan Buku Teks / Modul pada setiap Mapel

· Penambahan Buku Teks, Fiksi, Mapel di Perpustakaan

· Pengadaan Perpustakaan yang dapat mengakses Buku Digital, Kelas Maya dan Akses Internet

· Penambahan Bandwitch di Perpustakaan

Prosedur Pemeliharaan Sarana Prasarana · Pelaksanaan Pemeliharaan sarana prasarana dilaksanakan sesuai dengan program perencanaan Penetapan Prosedur:

· Program pemeliharaan bangunan gedung

· Daftar petugas pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung

· Job Discription petugas

Pemeliharaan Sarana Prasarana · Melakukan pemeliharaan terhadap bangunan secara berkala

· Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap bangunan secara berkala sesuai ketentuan

· Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap peralatan pendukung

Pelaksanaan Pemeliharaan Sarana Prasarana:

· Pengecatan ulang Gedung dan bangunan sekolah

· Perawatan dan pengadaan mebelair sekolah

· Perawatan Komputer dan jaringan Internet

· Pemeliharaan dan penggantian lampu penerangan

· Perawatan peralatan penunjang kegiatan dan transportasi sekolah

Kelengkapan Sarana Prasarana · memiliki instalasi listrik untuk administrasi sekolah dan ruang teori, serta daya tambahan untuk laboratorium dan bengkel sesuai kebutuhan

· memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai

Pelaksanaan Kegiatan

· Instalasi listrik untuk peralatan

· Instalasi listrik ruang kelas, ruang praktek dan R. Penunjang

· Pemeliharaan dan revitalisasi jaringan/instalasi listrik

Ruang Pembelajaran Umum · memiliki RPU (Ruang teori dengan ukuran minimum sesuai dengan yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK

· RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

Pelaksanaan Kegiatan :

· Pemeliharaan dan Perbaikan RPU

· Pemeliharaan dan Perbaikan LCD dan Screen pada RPU

· Penambahan Ruang Kelas Baru sejumlah rombongan belajar

Ruang Penunjang · Memiliki ruang penunjang (RP) sesuai dengan Standar Sarana dan Prasarana

· RP mempunyai ukuran dan kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standard

· Kegiatan Olah Raga berjalan dengan lancar

Pelaksanaan Kegiatan :

· Pemeliharaan dan Perbaikan RP

· Pengadaan Gudang Sekolah

· Pengadaan Ruang Pertemuan/Aula / Hall Olah raga

· Pengadaan dan perawatan sarpras Olah raga

· Pengadaan Ruang Pengembangan guru

Ruang Pembelajaran Khusus (bengkel) · memiliki RPK (Ruang bengkel praktek) dengan ukuran minimum sesuai dengan yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK

· RPK mempunyai ukuran dan kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

Pelaksanaan Kegiatan:

· Pemeliharaan dan Perbaikan RPK

· Penambahan Ruang Praktek

Pendukung Sarana Prasarana sekolah · Mobilitas sekolah berjalan lancar

· Parkir Pendidik dan siswa tertata rapi

Pelaksanaan Kegiatan

· Pengadaan sarana mobilitas/transportasi  sekolah

· Pengadaan selasar Ruang Kelas

· Pengembangan Tempat Parkir

· Pemeliharaan Kendaraan Operasional Sekolah

· Inventaris Kendaraan Sekolah

· Pengadaan Lahan Parkir

· Membangun Tempat Penitipan Helm dan Jaket Siswa

Rehab dan Perbaikan · Gedung sekolah dapat berfungsi secara maksimal Pelaksanaan Rehab dan Perbaikan:

· Penyusunan Program

· Rehab pada Ruang Kelas

· Rehab pada bengkel

· Rehab pada Ruang penunjang

Bursa Kerja Khusus · Memiliki BKK yang memasarkan lulusan, melakukan seleksi, dan penyaluran lulusannya ke dunia kerja yang relevan

· Bursa Kerja Khusus (BKK) mampu menyalurkan penempataan kerja bagi lulusan di DU/DI dalam 3 tahun terakhir

 

Pelaksanaan Kegiatan :

· Promosi dan Perluasan jaringan BKK dengan perusahaan Nasional dan Multy Nasional

· Memfasilitasi Rekruitmen dari Perusahaan di Sekolah

· Good Practice oleh pengusaha dan alumni

· Job Matching

· Pelaksanaan Job Fair

· Pengumuman Lowongan Lewat Website / Blog Sekolah

Treasure Study (Survey Alumni) · Penempatan tamatan untuk bekerja

· Pemetaan kesenjangan DU/DI dengan sekolah

· Penyiapan siswa untuk bekerja (School to Work)

Pelaksanaan Kegiatan :

·  Penjaringan tamatan

·  Penjaringan masukan tamatan

STANDAR PENGELOLAAN
Visi, Misi dan TujuanSekolah · Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami dan sering disosialisasikan

· Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami dan sering disosialisasikan

· Merumuskan dan menetapkan Kebijakan Mutu , mudah dipahami dan sering disosialisasikan

Pelaksanaan Kegiatan

· Peninjauan / Review Visi, Misi dan Tujuan Sekolah

· Sosialisasi melalui :

Ø Brosur

Ø Upacara

Ø Banner

Ø Web Sekolah

· Papan Tempel

Rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan · Memiliki dokumen rencana kerja jangka menengah (Renstra) dan rencana kerja tahunan dan sudah disosialisasikan

· Dokumen dirumuskan oleh tim dan dijadikan pedoman kegiatan dan program di Program Keahlian

Pelaksanaan Kegiatan

· Penyusunan Renstra dilakukan oleh tim pengembang

· Penyusunan Rencana Kerja Tahunan dilakukan oleh tim pengembang

· Evaluasi Keterlaksanaan Rencana Kerja

Dokumen pedoman pengelolaan sekolah · Memiliki dokumen pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis yang mudah dipahami oleh pihak-pihak terkait Pelaksanaan Kegiatan

· Penetapan dan Tinjauan dokumen SMM pada unit kerja

· Penetapan dan Tinjauan dokumen pedoman pelaksanaan sekolah

Pelayanan administrasi sekolah · Meningkatkan pelayanan administrasi kepada stakeholder dapat berjalan dengan cepat Pelaksanaan Kegiatan

· Menetapkan personil sekolah untuk mengelola data base

· Peningkatan layanan administrasi/ dokumen : Siswa, Pendidik pegawai, Dinas pendidikan

Dewan Pendidikan dan Komite sekolah · Adanya jalinan dan komunikasi yang kontinyu dengan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah

· Pelaksanaan koordinasi dengan Dewan Pendidikan dan Komite

· Melibatkan Komite sekolah pada agenda utama sekolah: Manrev, RAPBS, PSB, Pengadaan / Pembelanjaan sekolah
Struktur Organisasi dan Job Discription · Memiliki struktur organisasi sekolah dan Unit Kerja dengan kejelasan uraian tugas dan mekanisme kerja

· memiliki struktur kepemimpinan sesuai apleme pendidik dan tenaga kependidikan

Pelaksanaan Kegiatan

· Melakukan Tinjauan dan penyusu nan Struktur Organisasi dan Job Discription  setiap awal tahun ajaran

Kegiatan siswa pada kompetensi keahlian · Kegiatan kesiswaan yang dilakukan program keahlian dapat meningkatkan kompetensi siswa Pelaksanaan Kegiatan

· Berpartisipasi Pada LKS setiap tahun ajaran

· Pembimbingan siswa LKS dilaksanakan secara intensif

· Seleksi Peserta

· Pelatihan Peserta di sekolah

· Pelatihan Peserta di DU/DI

· Berpartisipasi pada Lomba Kompetensi yang diadakan oleh DU/DI

· Ditetapkan sebagai sasaran mutu program keahlian

Pengembangan Kurikulum · Melaksanakan 4 atau lebih kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran Pelaksanaan Kegiatan/ Penyusunan

· Program Pengembangan Kurikulum

· Analisa Konteks

· KTSP

· Silabus RP dan RPP

Pendayagunaan Pendidik dan Tenaga

Kependidikan

Melaksanakan 4 atau lebih program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan Pelaksanaan Kegiatan

· Penyusunan Program Kerja Pengembangan Pendidik

· SK Struktural

· Diklat / penataran

· Magang pendidik di apleme

· PTK

· Diklat kompetensi pedagogis

· Sertifikasi dan perpanjangan sertifikat assesor

Pengelolaan Sarana Prasarana Mengelola program sarana dan prasarana Pelaksanaan Kegiatan

· Menganalisa Sarpras

· Inventarisasi Sarpras

· Program Perawatan dan Perbaikan Sarpras

· Program Pengembang Sarpras

 

Pengelolaan pembiayaan Memiliki 4 atau lebih program pengelolaan pembiayaan pendidikan Pelaksanaan Kegiatan

· Penyusunan RAPBS

· Pembuatan Daftar Pemasok

· Pembukuan Pengadaan

· Bukti laporan pembelian

Lingkungan Pembelajaran Menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang kondusif Pelaksanaan Kegiatan

· Pengadaan Ruang rekreasi pada ruang terbuka hijau

· Pemasangan slogan-slogan di sekolah

Keterlibatan Masyarakat dan

Kemitraan

Memiliki 4 atau lebih dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan Pelaksanaan Kegiatan

· Peningkatan kerjasama dengan Komite Sekolah

· Pelaksanaan MKKS

· Peningkatan kerjasama dengan pihak kepolisan dan TNI setempat

· Pelatihan Masyarakat di Sekolah

· Bakti social di masyarakat

· MOU dengan Mitra Asing

Pelatihan Teknisi Melakukan kegiatan pelatihan kejuruan bagi teknisi atau laboran dalam rangka pemutak hiran keahlian kejuruan Pelaksanaan Kegiatan

· Program Pengembangan Tenaga Teknisi dan Laboran

· Daftar Tenaga Teknisi dan Laboran

· Pelatihan Teknisi

Magang Pendidik Menjalin kerjasama dengan DU/DI dalam melaksanakan magang pendidik Pelaksanaan Kegiatan

· Perluasan MOU Magang dengan DU/DI

· Pelaksanaan Magang pendidik

· Kerjasama Pertukaran Pendidik dengan mitra asing

Sistem Managemen Mutu Program keahlian telah menerap kan dan memperoleh pengakuan Sistem Manajemen Mutu pada manajemen sekolah dan pembelajaran Pelaksanaan Kegiatan

· Implementasi SMM ISO 9001

· Sertifikasi SML 14001

Program Pembina an sekolah, Akreditasi dan Penilaian sekolah · Mempersiapkan unsur-unsur Akreditasi

· Mempersiapkan unsur-unsur penilaian dari Kemendiknas Pusat, Propinsi dan kota

· Melaksanakan penilaian tingkat kepuasan

Persiapan Program Pembinaan sekolah, Akreditasi dan Penilaian sekolah :

· Oleh Pemerintah Kota

· Oleh Pengawas

· Oleh dinas pendidikan

· Oleh asesor akreditasi

Pengawasan, Evaluasi pelaksa naan Program, Evaluasi Diri · Memiliki program pengawasan yang disosialisasikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan

· Melaksanakan evaluasi diri setidak-tidaknya sekali dalam 1 semester

· melaksanakan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan

· Penyusunan analisis konteks

· Melaksanakan supervise kelas

· Melaksanakan PKG dan PKG

· Melaksanakan Manrev

Pelaksanaan Kegiatan

· Penetapan Instrumen Pengawasan pada Tenaga Kependidikan

Sistem Informasi Manajemen Memiliki Sistem informasi manajemen (SIM) untuk mendukung administrasi pendidikan dengan fasilitas dan petugas khusus Pelaksanaan Kegiatan

· Implementasi SIM sekolah oleh pendidik, siswa dan Tata Usaha

· Perluasan konten SIM

· Pelatihan SIM dan kelas maya

· Pembuatan Pangkalan data sekolah

Greenschool dan Lingkungan Hidup Melaksanakan program lingkungan hidup dengan melibatkan siswa dalam pembelajaran intra dan ekstra kurikuler Pelaksanaan Kegiatan

· Memfasilitasi kegiatan Greenschool

· Pemeliharaan: taman, sumur resapan

· Pengolahan limbah organic dan limbah berbahaya

· Inovasi Program Greenschool

Pencitraan Sekolah Mewujudkan suatu system pencitraan sekolah yang mampu meningkatkan kwalitas sekolah dan tamatan Pelaksanaan Kegiatan

· Partisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkot dan Dinas

· Keikutsertaan dalam pameran

· Menyelenggarakan kegiatan dalam sekala Nasional

· Prestasi sekolah dalam sekala Nasional dan Internasional

· Prestasi LKS Tingkat Nasional

· Prestasi OSTN

· Prestasi Adiwiyata Tingkat Nasional

STANDAR PEMBIAYAAN
Dokumen investasi sarana dan prasarana Memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana secara menyeluruh Pelaksanaan Kegiatan

· Penyusunan Buku Induk Investasi dan di Up-date setiap tahun

RAPBS / RKAS · Dana dari masyarakat sebagai dimanfaatkan secara transparan, efisien, dan akuntabel

· Dokumen investasi sarana dan prasarana ditunjukkan dengan Anggaran pendapatan dan belanja program keahlian selama tiga tahun terakhir

· Membelanjakan biaya untuk pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah

· Memiliki modal kerja sebesar yang tertuang dalam RKAS untuk membiayai kebutuhan sekolah

· Desk RAPBS dengan Yayasan

 

Pelaksanaan Kegiatan

· Penetapan Tim Penyusun RAPBS

· Workshop Penyusunan RAPBS melibatkan Komite Sekolah, Pendidik dan Karyawan

· Penyusunan Lembar Kerja untuk setiap kegiatan Pendidikan

· Menjaring usulan dari Unit Kerja Sekolah

· Melaksanakan Tinjauan Manajemen

· Penjaringan donasi dari perusahaan

Biaya Operasional · Membayar gaji, honor kegiatan sekolah, insentif, dan tunjangan lain bagi pendidik dan karyawan pada tahun berjalan Pelaksanaan Kegiatan

· Rancangan pembayaran gaji,honor kegiatan sekolah, insentif, dan tunjangan

· Penyesuaian insentif untuk Jabatan Struktural Sekolah

Keterserapan Anggaran

Pembelanjaan

Keterserapan Anggaran terpenuhi:

· Biaya Kegiatan pembelajaran

· Biaya Kegiatan kesiswaan

· Pengadaan alat tulis

· Biaya bahan dan alat habis pakai

· Layanan Internet

· Transport dan Perjalanan Dinas

· Penggadaan soal tes dan Ujian

· Biaya Daya dan Jasa

· Prakerin, Uji kompetensi dan Kewirausahaan

Pelaksanaan Kegiatan

· Perancangan RAPBS/RKAS

· Pelaksanaan pengadaan

· Penyusunan Lembar kerja

· Pembentukan Tim Pemantau penggunaan anggaran sekolah

Alokasi uang sekolah/iuran siswa · Besar uang sekolah siswa memenuhi peraturan dan digunakan untuk biaya pendidikan

· Memberikan beasiswa kepada siswa yang prestasi

· Memberikan keringanan uang sekolah dan subsidi silang siswa tidak mampu

· Tidak memungut biaya lain diluar uang sekolah

· Tidak memungut pembelian buku

Pelaksanaan Kegiatan

· Rapat Penentuan uang sekolah dan tabungan siswa dengan komite sekolah dan Yayasan

· Rapat komite sekolah dengan orang tua siswa

· Identifikasi siswa kurang mampu

· Pemberian Beasiswa

· Pemberian dispensasi pembayaran uang sekolah

 

Bantuan  PeralatanPraktek dari DU/DI · Peratan praktek sesuai dengan perkembangan teknologi dan tuntutan DU/DI Bantuan Peralatan Praktek :

· Penyusunan School Development Plan

· Pembangunan Ruang Praktek

· Persiapan dan pemasangan Alat

Pengadaan Bahan dan Peralatan Praktek · Pelaksanaan praktek dapat berjalan dengan lancar

· Peratan proktek sesuai dengan perkembangan teknologi

Pengadaan bahan praktek aple Normatif adaptif dan produktif bersumber dari:

· Dana Rutin/SBS

· BOSS

· Blok Grand

· Komite

· Sumber lain

Perjalanan Dinas dan Iuran · Sekolah memfasilitasi perjalanan dinas yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan Memfasilitasi Perjalanan Dinas:

· Perjalanan Dinas didalam kota dan Luar Daerah

· Perjalanan Dinas ke Luar Negeri

· Iuran / Gotong royong

Konsumsi dan akomodasi · Menyediakan konsumsi dan akomodasi sesuai dengan persyaratan Memfasilitasi konsumsi dan akomodasi:

· Minuman pendidik harian

· Konsumsi rapat

· Konsumsi tamu

· Akomodasi tamu dinas

Pedoman Pembiayaan,

pembukuan dan

Laporan

· Memiliki pedoman pengelolaan keuangan dari pemerintah pusat dan daerah

· Memiliki Buku Kas Umum (BKU) yang diisi dengan benar

· Membuat laporan pertanggung jawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada yayasan

 

 

Pelaksanaan Kegiatan

· Identifikasi, pemahaman dan penerapan pedoman pengelolaan keuangan

· Pembuatan dan pengisian Buku Kas Umum

· Pembuatan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan pada setiap kegiatan

STANDAR PENILAIAN
Rancangan dan kriteria penilaian · Pendidik menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa pada semester yang berjalan Pelaksanaan Kegiatan

· Perencanaan penilaian pada Silabus, RPP Perencanaan format penilaian kompetensi dan nilai semester

Teknik Penilaian · Silabus mata pelajaran mempunyai teknik penilaian sesuai dengan pencapaian KD

· Pendidik mengembangkan dan menerapkan penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian

Pelaksanaan Kegiatan penilaian:

· penilaian otentik berdasar: Input,proses, output

· Penilaian diri oleh siswa

· Penilaian berbasis portofolio

· Penilaian teori (Ulangan)

· Tugas mandiri dan kelompok

· Kelas Maya (Chamillo, Moodle)

· Penilaian On-Line

Hasil Penilaian · Pendidik mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa

· Pendidik mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik

· Pendidik memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan (Remidial dan Pengayaan) pembelajaran

Pelaksanaan Kegiatan

· Analisa soal dan nilai

· Penilaian terbuka pada siswa

· Pembuatan program dan pelaksanaan Remidial dan pengayaan

Pelaporan hasil penilaian · Sekolah melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa kepada Sekolah dan Orang Tua Siswa

· Sekolah melaporkan hasil penilaian kepada dinas pendidikan

· pendidik melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada pendidik Agama, pendidik melaporkan hasil penilaian kepribadian kepada pendidik PKn

Pelaksanaan Kegiatan

· Perencanaan dan pengadaan buku rapor sesuai ketentuan

· Penerimaan buku rapor oleh orang tua siswa

· Pelaporan prestasi siswa pada dinas pendidikan / pengawas

· Penetapan dan pelaksanaan Prosedur pelaporan nilai pada pendidik agama dan PKn

Koordinasi Ulangan · Sekolah mengkoordinasikan ulangan tengah, akhir semester dan ulangan kenaikan kelas Pelaksanaan Kegiatan

· Pelaksanaan program Ulangan Semester dan Kenaikan Kelas

· Penyusunan soal ulangan oleh pendidik

· Penyusunan soal oleh MGMP

· Pengembangan Tes On-line (Chamillo dan moodle), Tim admin dan ujicoba mapel

Kenaikan Kelas dan Kriteria aklak mulia · Penentuan kriteria kenaikan kelas melalui rapat dewan pendidik

· Menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama; kewarga negaraan dan kepribadian; estetika; serta jasmani, olahraga

Pelaksanaan Kegiatan

· Perancangan dan Penentuan Kriteria Kenaikan Kelas

· Penentuan KKM Mapel aklak mulia minimal 7 atau klasifikasi baik

LSP dan Uji Kompetensi siswa · Terbentuknya LSP sekolah dibawah BNSP

· Terlaksanya Uji Kompetensi untuk siswa tingkat akhir

· Penyusunan dokumen kelengka pan LSP

· Sertifikasi Pengakuan LSP P1 dan Internasional

TUK pada program keahlian

· Pelaksanaan Uji Kompetensi untuk siswa tingkat akhir

RENSTRA SMK TARUNA BHAKTI – DEPOK

Updated on 2018-11-26T19:32:19+00:00, by manajemen mutu.